Civil Networking Development

Civil Networking Development

IMG_2650 - Copy

 

 

 

 

 

 

 

Program kerja departemen Hubungal luar HMS FT-UH memiliki program kerja Civil Networking Development, tujuannya untuk membangun relasi dan kerja sama terhadap pihak luar sehingga dapat terbentuk kerja sama yang baik.


Civil Networking Development atau disingkat CND pertama dilakukan di HMS Universitas Bosowa 45.

Civil Networking Development edisi kedua dilakukan dengan mengadakan kunjungan ke kantor redaksi Tribun Timur. Tribun Timur adalah bagian dari Kompas Media Group yang berdiripadatanggal 9 Februari 2004 bertepatan dengan Hari Pers Nasional. Tribun Timur sendiri hingga kini sudah ada di 27 provinsi.

Kunjungan ini dilakukan dengan tujuan menjalin kerjasama dengan pihak media cetak. Selain itu anggota HMS FT-UH juga mempelajari teknis peliputan berita, citizen reporter, beberapa aspek jurnalistik, sertacara-cara publikasi kegiatanmelalui media cetak juga dipaparkan dengan jelas.

Asisten Redaktur Online Tribun Timur, Muh Taufik yang menerima kunjungan anggota HMS memaparkan beberapa cara yang digunakan oleh Tribun Timur dalam melakukan kerjasama. Yaitu dapat melalui bagian pormosi dan bagian sirkulasi.

Menurut pihak tribun timur, karakter pembaca dibagi menjadi dua. Yaitu umur 40 tahun kebawah yang masih familiar dengan media online. Dan umur 40 tahun keatas yang merupakan pembaca tua, yang masih merasa nyaman dengan membaca media cetak. Selain itu berita didalam media cetak lebih banyak pendalaman dan infografis nya. Sedangkan berita yang ada di media online hanya dituliskan garis-garis besar nya.

Sebagai contoh apabila ada sebuah berita di media online tentang mahasiswa teknik sipil yang berkunjung ke tribun timur maka hanya akan diberitakan mengenai garis besarnya saja. Dan jika diturunkan di media cetak maka akan dipaparkan secara lebih rinci, seperti siapa-siapa yang datang, siapa yang menyambut, tujuan kedatangan, isi diskusi, dan lain-lain. Berita online cenderung real time sedangkan didalam media cetak pendalaman berita akan lebih mendetail. Intinya, cara menyiasati nya adalah dengan melakukan perubahan angle.

Asisten redaktur mengatakan bahwa fungsi utama media adalah sebagai social control. Artinya media memang mengedepankan berita-berita yang bersifat buruk sebagai alat kontrol sosial terhadap masyarakat sekaligus menyadarkan keburukan-keburukan yang terjadi di dalam masyarakat. Sebagai contoh, banyaknya diberitakan mengenai tawuran fungsinya untuk menyadarkan masyarakat bahwa mahasiswa yang harusnya sebagai kaum intelektual malah melakukan kegiatan-kegiatan menyimpang seperti itu. Sehingga harapannya, masyarakat dapat turun langsung membantu menyadarkan ketimpangan perilaku mahasiswa.

HMS FT-UH juga sempat memaparkan beberapa kegiatan-kegiatan yang diharapkan pihak Tribun Timur dapat membantu dalam proses publikasi. Beberapa kegiatan yang sempat dipaparkan adalah Civil Book Fair, Dedikasi 2014, Temu Wicara Nasional FKMTSI XXV, dan agenda penerbitan kembali Majalah Reaksi yang sempat vakum tahun lalu.

Dengan kunjungan ke Tribun Timur ini, diharapkan pihak Tribun Timur dapat mengenal baik HMS FT-UH sehingga dapat memudahkan komunikasi kedepannya apabila HMS menawarkan suatu kerjasama dalam kegiatan-kegiatan kemahasiswaan.