BERITA

PARADIGMA #3 : ORGANISASI VS AKADEMIK ( SATU KESATUAN YANG SERING DI BENTURKAN )

Organisasi Vs. Akademik
(Satu Kesatuan yang sering di Benturkan)

Kanda Wahyu Winarno, S.T. (Ketua Umum HMS FT-UH Periode 2017-2018)

Sabtu, 20 Maret 2021

Mahasiswa adalah sebutan bagi orang yang sedang belajar atau menempuh pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi yang terdiri dari sekolah tinggi, akademi, dan yang paling umum adalah Universitas. Beragam tujuan dan pertimbangan orang-orang yang telah lulus dari sekolah menengah atas mengambil keputusan melanjutkan proses pencarian ilmunya ke tingkat perguruan tinggi, sehingga dikatakan sebagai mahasiswa. Akan banyak kesempatan seorang mahasiswa melihat luasnya ilmu pengetahuan di perguruan tinggi, sehingga nantinya akan dihadapkan dengan berbagai macam pilihan. Entahkah akan memilih mendalami ilmu pengetahuan apa yang mereka mau nanti, memilih fokus pengetahuan yang dibutuhkan atau mencoba menemukan hal baru, sampai pilihan meningkatkan ilmu pengetahuan sains atau pengembangan diri? Tentu akan banyak pilihan yang sangat menarik untuk dijelajahi. Akan tetapi, adapula beberapa hal menarik tersebut belum ada atau masih kurang diwadahi oleh perguruan tinggi. Dari sebab itulah akan timbul upaya untuk mencari sebuah pewadahan yang bisa mewadahi hal tersebut, dan menemukan sebuah organisasi kemahasiswaan. Organisasi atau akademik?

Banyak stigma negatif yang muncul mengenai kegiatan organisasi di lingkup kemahasiswaan sehingga organisasi dan akademik terkadang sering dibenturkan oleh beberapa mahasiswa. Ada juga yang beranggapan dan sering dijadikan bahwa itu adalah sebuah pilihan. Ada yang beranggapan kalau organisasi akan menghambat akademik, begitupula sebaliknya sehingga muncul sebuah pemikiran bahwasanya itu adalah suatu pilihan yang mengharuskan mahasiswa memilih salah satunya. Tetapi di sisi lain, ada juga yang berpendapat dan mengatakan kenapa tidak mencoba untuk memilih keduanya?

Mahasiswa dihadapi oleh banyak pilihan. Setiap pilihan  harus mempunyai tujuan yang bisa menjadi pertimbangan atau alasan seorang mahasiswa memilih pilihan tersebut untuk dipertanggung jawabkan. Memilih salah satu dari organisasi atau akademik, atau memilih keduanya itu juga merupakan sebuah pilihan. Dalam memilih sebuah pilihan, kita harus siap menanggung semua kerugian dari hasil pilihan tersebut. Keuntungan dari sebuah pilihan hanyalah bonus. Tetapi pilihan manakah yang terbaik?

Organisasi dan akdemik merupakan suatu hal yang berkesinambungan yang bisa memberikan dampak positif yang begitu besar. Mahasiswa yang memilih akademik akan mendapatkan ilmu pengetahuan yang diwadahi perguruan tinggi. Tetapi mahasiswa yang memilih keduanya tentu bisa menjelajahi ilmu pengetahuan lebih luas yang tidak didapatkan di bangku kuliah. Ada banyak alasan sehingga mahasiswa bisa menemukan tujuannya berorganisasi yang mana bisa menambah minat dalam berorganisasi. Salah satunya seperti pengembangan diri, kedewasaan berfikir, kemampuan sosial dan manajemen waktu. Mahasiswa terkadang tidak percaya diri berbicara didepan umum, bisa didapatkan di organisasi sehinggal bisa lebih aktif dibangku kelas dalam mengemukakan pendapat, bertanya, ataupun persentasi dengan baik. Terkadang belum bisa mempertanggung jawabkan sebuah keputusan dibangku kelas, bisa belajar di organisasi mengenai cara menganalisis suatu permasalahan terlebih dahulu.

Mahasiswa memang akan dihadapi dengan banyak pilihan. Never try, never know. Jangan takut memilih, dan jadilah mahasiswa yang bisa memilih dengan melihat semua pilihan dari nilai positifnya

 

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *